Pertumbuhan Industri Teh

teh_ooong_merah

Perkembangan Industri minuman teh telah dimulai sejak lama. Yakni pada 1935 mulai berkembang produk teh baru yang saat itu dikenal sebagai decaffeinted tea. Setelah itu, muncul instant tea (1959), flafoured tea (1967), flavour freeze  (1990) dan seterusnya.

Disasari Euromonitor, 2015, pertumbuhan minuman teh selama lima tahun terakhir mengalami peningkatan rata-rata sebesar 14,2% per tahunnya. Jenis minuman infus ini yang dibuat dengan cara menyeduh daun pucuk teh yang sebelumnya telah dikeringkan dari tanaman Camelia Assemica atau Camelia Sinensis. Hingga sekarang terus melihatkan perkembangan industrinya khususnya untuk Indonesia.

Indonesia sendiri sudah menjadi salah satu produsen teh terbesar di dunia. Namun sekarang tidak sebaik dulu yang mana Indonesia termasuk kedalam produsen teh terbaik ke-6 di dunia, pada tahun 2006 silam. Hingga pada tahun 2011 Indonesia menjadi produsen teh ke-8 terbesar. Namun pada tahun 2014 posisi Indonesia tetap naik ke posisi 7 dengan produksi 132,000 dalam ton numerik.  Angka ini jauh dibawah Cina yang merupakan produsen teh pertama hingga sekarang.

Peta_produsen_teh-terbesar_Indonesia

Dapat kita lihat daerah produsen teh terbesar di Indonesia, Ini hanya tiga besar, namun masih banyak lagi daerah penghasil teh di Indonesia.

Daerah Produsen Teh Terbesar Indonesia
1. Jawa Barat
2. Jawa Tengah
3. Sumatera Utara

Konsumsi teh global diproyeksikan akan meningkat hampir 3% setiap tahunnya selama satu dekade mendatang (sumber www.indonesia-investments.com). Meskipun konsumsi teh domestik Indonesia telah bertumbuh subur selama dekade-dekade yang lalu, konsumsi teh per kapita tetaplah rendah (terlebih lagi kelas menengah urban Indonesia semakin mengembangkan “gaya hidup konsumsi kopi”).

Kendati begitu konsumsi minuman teh dingin telah bertumbuh dengan kuat di beberapa tahun terakhir. Impor teh, meskipun berasal dari jumlah yang kecil, telah meningkat di periode Reformasi (terutama dari Vietnam). Impor-impor semacam ini dipandang sebagai ancaman untuk penjualan dan margin keuntungan para produsen lokal dan karenanya penting untuk mendongkrak produksi teh di Indonesia.

Tentu harapan kita bersama agar tetap bisa menigkatkan produsen teh dalam negeri dari tahun ketahun. Hal ini dapat dilakukan dimulai dari pribadi kita sebagai konsumen.