Cara Analisis Tea Taster

Teh oolong tes

Postingan kali ini akan memberaikan informasi tentang cara analisis yang dilkaukan oleh para tea taster. Hal ini tentunya sudah diketahui oleh orang-orang yang sudah lama bergelut dalam industri teh. Namun bagi para pecinta teh hal ini patut untuk diketahui.

Detail persyaratan standar mempersiapkan tea testing sudah lama dibakukan. Meski begitu, suatu industri boleh menambahkan SOP sendiri sesuai kebutuhan.

Jumlah teh yang diperlukan untuk dicicipi umumnya sebanyak 5,6 gram, dengan jumlah air setiap seduhan sebanyak 200 ml per sampel. Air yang digunakan adalah air bersih standar yang mendidih dan harus dibiarkan selama enam menit sebelum mencicipi. Air itu dituangkan kedalam mangkok, dan setelahnya baru dicicipi. Seduhan air teh dimasukkan kedalam mulut yang  sedikit dimajukan kedepan, dikumur-kumur, dan digerakkan ke samping, atas, dan bawah lalu dibuang dan dimuntahkan ketempat yang sudah disediakan.

Hal ini dilakukan agar memberi kesempatan yang cukup bagi kuncup indra pengecap dan penghidu untuk menangkap impuls rasa dan bau yang dikeluarkan oleh seduhan teh.

Tea_taster_teh_oolong

Dari hasil uji penampakan digunakan indra penglihat terhadap warna air seduhan yang telah siap untuk dievaluasi. Dari warna teh yang sedang dicicipi, seorang tea tester dapat menilai beberapa hal berikut.

  1. Blackish/kehitaman dengan golder ring di pinggirannya yang menandakan bahwa teh tersebut berasal dari kawasan pegunungann dengan ketinggian 800 – 12.000 meter.
  2. Brownish/kecoklatan menjadi tanda bahwa teh tersebut berasal dari ketinggian 1.700 – 1.800 meter, diantaranya lokasi perkebunan teh Kertasari.
  3. Greenish/Kehijauan adalah tampilan dari green tea. 

Kadar air teh kering sangat penting pengaruhnya terhadap mutu teh. Biasanya teh yang baik memilliki kadar air 2,5-3% saat dikemas. Sementara, standar kadar air yang diberlakukan di pabrik saat pengemasan adalah 5-6%. Lain lagi dengan standar kadari air pada teh yang tertera SNI, yakni 7-8%.

Dengan mengetahui informasi dasar mengenai tea tester harapannya dapat memberikan pengetahuan yang dapat dipraktekan bagi para penikmat teh tentunya. Tunggu postingan selanjunya di tehoolong.com

Sumber: Green Tea & White Tea ( @Gramedia Pustaka Utama, 2016) by FG Winarno – Lissa Kristiono