Jenis Teh Berdasarkan Pengolahannya

jenis teh dan kategori teh

Teh merupakan salah satu minuman populer di dunia, dan sudah dikonsumsi sejak ratusan tahun yang lalu. Teh sejak dahulu dijadikan minuman kebangsawaan pada masa kerajaan terutama di kawasan asia seperti China daratan, Jepang, Taiwan dan kawasan asia lainya serta di eropa.

Teh merupakan salah satu minuman yang memiliki banyak klasifikasi serta variasi yang beragam. Berikut ini berdasarkan pengolahan teh ada beberapa klasifikasi :

1. Teh Hitam / Teh Merah (Teroksidasi Penuh) : Dalam proses pengolahannya, teh jenis ini diberikan proses oksidasi ( mengalami perubahan kimiawi sempurna sehingga hampir semua kandungan tanin teroksidasi menjadi theaflavin dan thearubigin ), proses ini akan merubah warna daun teh jadi kecoklatan. Lalu dengan proses pengeringan akan berubah menjadi hitam.Proses tersebut biasanya sekitar 2 minggu hingga 1 bulan. Teh hitam kemudian digolongkan sebagai ortodoks atau sebagai CTC (crush, tear, curl ) ( remas, peras, keriting ) metode ini dikembangkan sejak 1930-an.

teh hitamTeh merah

2. Teh Oolong (Teroksidasi Sebagian) : Prosesnya sama seperti teh hitam, namun proses oksidasinya hanya sebagian (lebih singakat 30-70% dan perubahan belangsung setengah sempurna sehingga masih mengandung sebagian tanin dan beberapa senyawa turunnya). Sehingga warna dan aromanya di antara teh hitam dan teh hijau. Biasanya memakan waktu 2-3 hari.

Teh oolong merah

3. Teh Hijau (Tanpa Oksidasi / Sedikit ) : Daun teh tidak diberi waktu untuk melakukan oksidasi (hampir tidak mengalami proses perubahan kimia). Biasanya pucuk teh diproses langsung dengan panas/steam untuk menghentikan aktivitas enzim sehingga sama seperti raw leaf  (daun teh awalnya), karena itu selain warnanya masih hijau juga masih mengandung tanin yang relatif tinggi. Daun teh yang dijadikan teh hijau biasanya langsung diproses setelah dipetik. Setelah daun mengalami oksidasi dalam jumlah minimal, proes oksidasi dihentikan dengan pemanasan ( dengan uap atau dengan menggoseng diatas wajan panas). Teh yang sudah dikeringkan bisa dijual dalam bentuk lembaran daun teh atau digulung rapat berbentuk seperti bola-bola kecil ( disebut Gun Powder ).

teh hijau tehoolon.com

4. Teh Putih ( Tidak mengalami proses oksidasi ) : Teh yang dibuat dari pucuk daun yang tidak mengalami proses oksidasi dan sewaktu belum dipetik dilindungi dari sinar matahari untuk menghalangi pembentukan klorofil atau zat hijau daun. Pucuk yang digunakan untuk teh putih pucuk teh yang belum mengembang membentuk daun teh biasanya, dimana terletak di pucuk paling atas (no satu) jadi pucuk yang masih mengatup. Teh jenis ini diproduksi dalam jumlah lebih sedikit dibandingkan teh jenis lain sehingga harganya menjad mahal.

teh putih tehoolong.com