Tahapan Pembibitan Teh Secara Stek

Pembibitan teh di bengkulu

Pada postingan sebelumnya telah dijelaskan kenapa dipilihnya pembibitan secar stek yang lebih efisien dibanding pembibitan biji.

Berikut ini adalah proses tahapan yang dilalui pembibitan teh secara stek.

  1. Melakukan Perencanaan

Perencanaan dilakukan dengan cara membuat bibit dengan cara menghitung mundur dari masa tanam sampai dipindahkan ke lapangan yang telah disesuaikan dengan musim hujan. Kemudian pembibitan dimulai pada 8-12 bulan sebelum pindah tanam dan  pemangkasan induk dilakukan 5 bulan sebelum stek ditanam.

2. Melakukan pembuatan bangunan

Bangunan pembibitan merupakan tempat bibit di tanam, hal ini berguna untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang mengenai bibit sekitar 25-30 %. Bangunan penyimpanan bibit ini terbuat dari bambu dengan ketinggian 1,5 – 2 meter, jarak antar tiang 3m X 3m atau 3m X 4m, dan atapnya terbuta dari ilalang, fishnet, pelapah daun kelapa dan daun paku.

untuk atap nya sendiri dibuat dari bahan organik yang berasal dari alam karena tidak ada residu yang disisakan dari proses pembibitan ini. Bahan organik dapat diolah menjadi kompos, sementara jika penggunaan bahan sintesis perlu diadakannya penanggualan sampah khusus.

3. Proses Penanaman stek

  • Media tanaman tersusun atas tanah topsoil dan subsoil. Topsoil sekitar 2/3 bagian (bagian dasar polybag) dan subsolu 1/3 bagian poybag (diatas topsoil). Tujuannya adalah agar nutrisi tanah topsoil yang subur tidak hilang ketika penyiraman, dan bisa mengurangi pertumbuhan gulma karna gulma akan tumbuh di subsoil yang kurang subur.
  • pH tanah yang ideal untuk pembibitan yaitu sekitar 4,5 – 5,5.
  • Untuk mengendalikan OTP (Organisme penggangu tanaman) seperti jamur, bakteri dan nematoda, media tanaman harus difumigasi terlebih dahulu. Hal ini terutama akan berpengaruh pada akar tanaman teh.
  • Sehari sebelum ditanam, polybag disiram dengan air tergantung kekeringan tanahnya. Standarnya 10 liter untuk 200 polybag.
  • Sebelum ditanam, tangkai stek dicelupkan kedalam larutan fungisida (Dhitane, 0,2%) selama 1 menit untuk melindungi stek dari gangguan jamur selama penyungkupan.
  • Stek ditancapkan ke media tanam dengan kemiringan 60 derajat dan kedalaman sekitar 2-3 cm, tanah disamping stek dipijit dua jari agar batang stek kokoh dan menyatu dengan tanah.
  • bibit yang telah disusun kemudian disemprot dengan Dhitan M-45 0,1% menggunakan knapsack sprayer.
  • Tanaman/stek tanaman teh disungkup dengan plastik polythen sheet untuk mengurangi penguapan di awal pertumbuhan. Tanaman teh yang telah disungkup tidak boleh dibuka selama 3-4 bulan, kecuali bila tanahnya mulai kering atau ada gangguan hama penyakit. Kalaupun sungkup dibuka tutup kembali agar kelembapan dalam sungkup tidak hilang.

Baca Juga !!! Pembibitan Teh

1 Comment

  1. Pingback: Pembibitan Tanaman Teh | PT SAMINDO LESTARI