Khasiat Teh Oolong Untuk Kesehatan Jantung

Teh sangat baik dikonsumsi pada pagi hari, sepertinya tiada minuman lain yang memberikan begitu banyak khasiat bagi kesehatan dibanding minum teh.

Telah lebih dari 5000 tahun, berbagai orang dari belahan dunia memiliki kebiasaan minum teh. Hal ini membuat minum teh merupakan kebiasaan minum yang paling banyak setelah minum air putih. Bukan tanpa alasan, para leluhur kita memiliki kebiasaan minum teh, mereka telah mengetahui manfaat minum teh bagi kesehatan tubuhnya. Salah satu khasiat minum teh yang telah diketahui secara luas adalah bahwa orang yang terbiasa minum teh memiliki jantung yang lebih sehat. Dan telah diiyakini bahwa teh hitam dan teh hijau dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner sekitar 10% dan stroke 20%.

 Teh Oolong Hijau

Pada pemrosesan teh oolong hijau akan menghancurkan enzim yang memecah pigmen warna pada daun, yang memungkinkan mereka untuk mempertahankan warna hijau mereka. Daun kemudian digulung dan dikeringkan, melestarikan polifenol alaminya, dan antioksidan potensial.

Sebagian besar polifenol dalam teh oolong hijau tersedia dalam bentuk flavonoid, dikenal sebagai katekin, suatu bahan kimia pada teh oolong hijau yang bertanggung jawab untuk kesehatan jantung. Karena perbedaan dalam pengolahan, teh oolong hijau mengandung katekin yang paling banyak dibanding dari jenis teh lainnya. Dari enam jenis dari katekin dalam teh oolong hijau, epigallocatechin-3-gallate (EGCG) adalah yang paling banyak diteliti dan merupakan bioaktif yang sangat bermanfaat bagi jantung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antioksidan kuat dalam teh oolong hijau, khususnya EGCG, dapat membantu mencegah aterosklerosis, penyakit arteri khusus koroner, karena efek anti-inflamasinya pada penumpukan plak di aliran darah dan dinding arteri, yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Katekin pada teh oolong hijau juga bekerja sama untuk menurunkan kolesterol. Sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis pada November 2011 Journal of American Dietetic Association melaporkan bahwa dari 20 uji coba acak terkontrol dievaluasi, “konsumsi dari katekin teh hijau dikaitkan dengan penurunan signifikan secara statistik pada kadar kolesterol total dan LDL.

Selain menurunkan peradangan pada aliran darah dan mengurangi kolesterol LDL, teh melindungi partikel LDL dari proses oksidasi, yang menyebabkan penumpukan plak di arteri dan dapat menyebabkan aterosklerosis.

Teh Oolong Hitam

Teh Oolong hitam mungkin memiliki lebih sedikit polifenol dibanding teh oolong hijau, tapi perubahan pada polifenol selama proses oksidasi menghasilkan satu set senyawa unik yang memiliki manfaat sendiri bagi kesehatan jantung. Bahkan, sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Preventive Medicine menemukan bahwa minum tiga cangkir teh oolong hitam per hari selama 12 minggu menyebabkan penurunan yang signifikan pada kadar gula darah dan trigliserida, peningkatan kadar kolesterol HDL, dan meningkatnya kadar antioksidan dalam darah, yang dapat melindungi terhadap stres oksidatif dan inflammation.

Pada penelitian lain, seperti studi 2012 yang dilaporkan dalam Archives of Internal Medicine, menunjukkan teh oolong hitam meningkatkan fungsi endotel dan tekanan darah. Studi ini menemukan bahwa minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama enam bulan menurunkan tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik, yang kata laporan itu bisa mengurangi risiko kardiovaskular  disease.

Baca Juga : Mengenal manfaat teh oolong

Baca Juga : Teh Oolong Cegah Kanker