Penyakit Pada Tanaman Teh

Jika pada postingan sebelumnya kita sudah mengenal hama pengganggu tanaman teh. Dan bukan hanya hama pada tanaman teh yang sampai saat ini masih merupakan masalah, karena ada juga penyakit tanaman teh yang menyebabkan kehilangan hasil yang tinggi dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran produksi. Berikut ini beberapa jenis penyakit yang menyerang tanaman teh.

1. Cacar Daun

Penyakit cacar daun teh yang disebabkan oleh jamur E. vexans dapat menurunkan produksi pucuk basah sampai 50% karena menyerang daun atau ranting yang masih muda. Umumnya serangan terjadi pada pucuk peko, daun pertama, kedu, dan ketiga. Gejala awal terlihat bintik-bintik kecil tembus cahaya, kemudian bercak melebar dengan pusat tidak berwarna dibatasi oleh cincin berwarna hijau, lebih hijau dari sekelilingnya dan menonjol ke bawah. Pusat bercak menjadi tua akhirnya mati sehingga terjadi lobang.

2. Penyakit Akar

Ada beberapa jenis penyakit akar tanaman teh diantaranya penyakit akar merah anggur, penyakit akar merah bata, penyakit akar hitam, penyakit leher akar dan penyakit kanker belah. Kelima penyakit akar itu menular melalui kontak akar sakit dengan akar sehat atau melalui benang jamur yang menjalar bebas dalam tanah atau pada sampah-sampah diatas permukaan tanah.

3. Penyakit Mati Ujung

Penyakit mati ujung disebabkan oleh jamur Pestalotia theae yang menyerang tanaman terutama melalui atau bagian daun yang rusak. Gejala pada daun dimulai bercak kecil berwarna coklat, kemudian melebar. Pusat bercak keabu-abuan dengan tepinya yang berwarna coklat. Dapat menyerang ranting yang masih hijau dengan gejala yang sama seperti di daun. Serangan jamur dapat menjalar ke tunas sehingga ranting dan tunas mengering.

4. Penyakit Busuk Daun

Penyakit busuk daun disebabkan oleh C. Scoparium dan G. Cingulate yang menyerang tanaman teh di persemaian. Dapat mengakibatkan matinya stek teh. Timbul bercak-bercak pada daun induknya dimulai dari bagian ujung atau ketiak daun. Dan serangan lanjut daun induk terlepas dari tangkai, akhirnya stek mengering/mati. Serangan lain dimulai dari ujung tunas, kemudian meluas kebawah akhirnya seluruh tunas mengering. Penyebab penyakit melalui konida yang dapat bertahan lama didalam tanah.